Ruam kulit bisa sangat menyebalkan dan terasa mengganggu, apalagi kalau muncul tiba-tiba dan sulit hilang. Tapi, tahukah kamu kalau gak semua ruam itu sama?
Ada ruam yang disebabkan oleh jamur dan ada pula yang merupakan reaksi alergi. Dengan mengetahui perbedaannya, kamu jadi lebih bisa menangani ruam dengan tepat.
Yuk, simak informasinya!
Apa Itu Ruam Kulit?

Ruam adalah kondisi ketika kulit mengalami perubahan warna, tekstur, kemerahan, terasa gatal, hingga bersisik. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti infeksi jamur, alergi, dan iritasi ringan.
Ruam Kulit: Kenali Bedanya Ruam Jamur dan Ruam Alergi
Ruam Jamur
Ruam jamur biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri atau jamur, seperti candida atau tinea yang berlebih di kulit. Keduanya tumbuh di lingkungan yang hangat dan lembap, seperti di area lipatan kulit, selangkangan, atau di bawah payudara bagi perempuan.
Infeksi jamur biasanya muncul dengan bercak merah, sensasi gatal, dan ada kalanya bersisik tipis (Mayo Clinic, 2023).
Ruam Alergi
Ruam alergi yang juga dikenal dengan dermatitis kontak biasanya muncul setelah kulit bersentuhan dengan bahan iritan. Beberapa hal yang bisa menjadi pemicunya adalah kain sintetis, deterjen, atau sabun yang berbahan keras dan mengandung pewangi (AAD, 2022).
Ruam ini cenderung terasa gatal, bisa terlihat bengkak, dan tidak selalu muncul di area kulit yang lembap. Ya, ruam alergi bisa muncul di area kulit mana saja.
Penyebab Umum Ruam Kulit
Selain kondisi dan cirinya yang cukup gampang dibedakan, penyebab ruam jamur dan alergi juga dapat diidentifikasi dengan mudah. Hal ini akan membantu untuk menentukan pengobatan yang tepat dan mencegah ruam kembali muncul.
Keringat berlebih, pakaian yang ketat atau lembap, atau sistem imun yang lemah menjadi penyebab munculnya ruam jamur. Di sisi lain, ruam alergi disebabkan oleh sabun berbahan keras, deterjen atau pelembut pakaian, pakaian berbahan sintetis atau lateks, atau pewangi.
Kapan Harus Menemui Dokter?

Kalau ruam di kulit tidak membaik dalam 3–5 hari setelah ditangani sendiri, ada baiknya temui dokter untuk berkonsultasi. Kondisi lain juga perlu diwaspadai, seperti ruam yang menyebar dan disertai rasa sakit, diikuti dengan demam, serta terdapat nanah atau bau tak sedap.
Tips Simple untuk Cegah Ruam Kulit
- Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat (katun)
- Jaga kebersihan dan kelembapan kulit
- Hindari penggunaan produk pembersih dengan pewangi kuat
- Lakukan perawatan kulit secara rutin
Kenali kondisi-kondisi yang bisa mengganggu kesehatan kulit. Jangan lupa juga untuk selalu jaga kebersihan dan kesehatan. Juga, tak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila ada kondisi yang tidak biasa pada kulit. (AP)
Referensi
American Academy of Dermatology Association. (2022). “Contact dermatitis”. www.aad.org
Mayo Clinic. (2023). “Yeast infection (cutaneous candidiasis)”. www.mayoclinic.org


Leave feedback about this