Luka bakar ringan pada lengan dengan kemerahan dan kulit teriritasi, contoh kondisi luka bakar dangkal yang dapat dirawat dengan aman di rumah.
Kesehatan

Tips untuk Mengobati Luka Bakar Ringan di Rumah: Langkah Aman dan Sederhana

GWS Wellness – Tips Obati Luka Bakar Ringan di Rumah

Memahami Luka Bakar Ringan

Luka bakar ringan atau dangkal biasanya disebabkan oleh aiar panas, uap, minyak goreng, atau sentuhan dengan benda panas. Tapi, tenang aja! Luka ini bisa dirawat dengan aman di rumah!

Luka ini bisa menyebabkan kemerahan, nyeri, dan pembengkakan ringan tanpa melepuh dalam atau merusak lapisan kulit. Untuk mempercepat penyembuhannya, luka perlu dirawat dengan lembut dan tepat.

Hal yang Harus Segera Dilakukan untuk Merawat Luka Bakar Ringan

Area luka bakar yang sedang dalam proses penyembuhan dengan kulit baru terbentuk, menunjukkan pentingnya perawatan luka bakar yang lembut dan tepat.
GWS Wellness – Segera Lakukan Langkah yang Tepat untuk Tangani Luka Bakar Ringan

Agar luka tidak berubah menjadi infeksi dan komplikasi yang lebih serius, ada beberapa hal yang harus segera dilakukan.

1. Dinginkan Area Luka 

Alirkan air bersih bersuhu sejuk (bukan air es) ke area yang terbakar selama 10–15 menit. Hal ini efektif untuk mengurangi panas dan meredakan peradangan. 

Mendinginkan luka bakar dalam satu jam pertama dapat secara signifikan mengurangi kedalaman luka dan tingkat keparahannya (NHS, 2022).

2. Bersihkan Luka dengan Lembut

Setelah didinginkan, bersihkan luka dengan sabun yang berbahan ringan dan air bersih. Jangan menggosok area luka untuk mengeringkannya. Tepuk-tepuk secara lembut hingga kering dengan handuk bersih.

3. Gunakan Produk Perawatan yang Aman

Gunakan produk perawatan luka dengan bahan non-sitotoksik, seperti hypochlorous acid (HOCl) atau asam hipoklorit. Bahan ini membantu proses pemulihan kulit secara alami tanpa menyebabkan perih, iritasi, atau merusak jaringan sehat.

Luka Bakar Harus Dirawat dengan Lembut

Bahan-Bahan yang Harus Dihindari

Luka ini memang bisa dirawat di rumah. Tapi, beberapa bahan rumahan yang sering dipercaya justru bisa memperparah luka.

Berikut ini bahan-bahan yang harus dihindari untuk merawat luka.

  • Pasta gigi: Alih-alih menenangkan peradangan dan membunuh bakteri, pasta gigi malah akan memerangkapnya.
  • Mentega atau minyak: Kebanyakan orang menggunakannya untuk melembapkan luka. Padahal, mentega atau minyak dapat memperburuk retensi panas dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Antiseptik dengan alkohol atau povidone iodine: Antiseptik ini umum digunakan karena bisa membunuh bakteri. Sayangnya, alkohol atau povidone iodine dapat merusak jaringan yang sehat dan memperlambat penyembuhan.
Ilustrasi struktur hypochlorous acid (HOCl), bahan antiseptik lembut yang aman digunakan untuk membantu perawatan luka bakar ringan.
GWS Wellness – Hypochlorous Acid Bahan Aman untuk Tangani Luka Bakar Ringan

Konsultasikan ke Ahli Medis Mengenai Luka Bakarmu

Meski terlihat ringan, luka bakar tetap perlu mendapatkan perawatan medis dari ahlinya. Jika sudah ada tanda-tanda berikut, segeralah berkonsultasi.

  • Luka menutupi area lebih besar dari telapak tangan.
  • Terletak di area sensitif, seperti wajah, tangan, alat kelamin, atau sendian.
  • Muncul tanda-tanda infeksi, seperti nanah, kemerahan yang menyebar, dan nyeri yang bertambah parah.
  • Penderitanya adalah bayi, anak-anak, atau lansia.

Mulai Perawatan Luka dengan Tepat di Rumah

Sekali lagi, luka bakar ringan bisa ditangani dengan sederhana, namun tetap efektif. Mulai dari pendinginan yang tepat, proses pembersihan luka yang aman, hingga menggunakan produk perawatan yang lembut seperti hypochlorous acid

Hindari bahan-bahan dan langkah-langkah yang berisiko dan selalu utamakan kenyamanan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis. (AP)


Referensi

NHS. (2022). “Burns and scalds — Treatment”. 

First Aid Kits UK. (2025). “First Aid for Burns and Scalds”.

Leave feedback about this

  • Rating