Kesehatan

Paha Gatal Saat Olahraga? Begini Solusinya

Paha gatal olahraga merupakan kondisi saat kulit bergesekan dengan kulit atau bahan lain yang menimbulkan lecet. 

Untuk menghindari kejadian ini, gunakan produk yang melembapkan kulit. Juga pilih pakaian yang sesuai dengan tubuh. Tak terlalu ketat juga tak terlalu longgar.

Penyebab Gesekan Saat Olahraga

Lecet terjadi ketika kulit bergesekan berulang kali dengan kulit atau pakaian, yang menyebabkan iritasi.

Kondisi ini umumnya terjadi di area kulit yang bergesekan dengan kulit lainnya. Hal ini terutama berlaku pada kulit sensitif atau area yang hangat dan lembap. 

Area tersebut meliputi paha bagian dalam, selangkangan, bokong, ketiak, dan dada. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika pakaian atau permukaan benda bergesekan dengan kulit. 

Penyebab umumnya meliputi:

  • Gesekan: Gesekan kulit yang terus-menerus dengan kulit atau pakaian.
  • Keringat: Keringat dapat membuat kulit lebih rentan terhadap gesekan.
  • Pakaian yang tidak pas: Pakaian ketat atau longgar yang terlalu banyak bergerak dapat menyebabkan gesekan.
  • Kelembapan: Kondisi basah akibat keringat atau hujan memperparah gesekan.
  • Bentuk tubuh: Bagian tubuh tertentu, seperti paha, ketiak, dan puting lebih rentan terhadap lecet karena gerakan tubuh alami.

Gejala lecet dapat bervariasi, tetapi biasanya meliputi:

  • Kemerahan: Area yang terkena menjadi merah dan meradang.
  • Ruam: Ruam dapat muncul di area gesekan.
  • Nyeri: Area tersebut dapat terasa nyeri, terutama saat bergerak atau jika pakaian bergesekan.
  • Sensasi terbakar: Sensasi terbakar atau perih sering terjadi.
  • Lepuh: Lecet yang parah dapat menyebabkan lepuh atau kulit lecet.

Tips Memilih Pakaian Olahraga yang Aman

GWS Wellness – Pilih Pakaian Olahraga yang Nyaman dan Tidak Ketat.

Untuk menghindari lecet, meningkatkan kenyamanan, dan membantu melindungi kesehatan kulit Anda, pertimbangkan berbagai hal ini saat memilih perlengkapan olahraga:

1. Kesesuaian 

Kesesuaian yang tepat adalah kuncinya. Pakaian yang terlalu longgar dapat menyebabkan gesekan antarkulit. Sementara, pakaian yang terlalu ketat dapat menjepit dan menggesek kulit.

2. Jahitan

Cari pakaian dengan jahitan rata atau tanpa jahitan di area yang sering terjadi gesekan, seperti ketiak dan paha bagian dalam.

3. Bahan

Pakaian olahraga sering kali dirancang agar dapat bernapas. Tapi, beberapa kain yang dapat bernapas seperti katun tidak cepat kering atau menyerap keringat dari kulit. 

Untuk berolahraga, pilih pakaian yang mampu menyerap kelembapan, seperti nilon, poliester, dan spandeks agar keringat tidak membebani pakaian dan membuat kulit basah.

4. Perlengkapan Kompresi

Pakaian kompresi (seperti celana pendek sepeda atau celana pendek kompresi, lengan, dan kaus kaki) dirancang untuk menopang otot dan sirkulasi darah Anda. 

Pakaian ini juga menciptakan lapisan pelindung yang bermanfaat untuk mengurangi gesekan antara kulit dan pakaian, yang dapat membantu mengurangi risiko lecet.

5. Jaga Kulit Anda Tetap Kering dan Bersih

Kelembapan dari keringat maupun cuaca basah atau lembap, dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan iritasi.

Jadi, penting untuk menjaga kulit tetap bersih dan kering

Jika Anda berolahraga atau berkeringat di suhu lembap, sediakan handuk untuk menyeka keringat, atau kenakan pakaian yang menyerap keringat agar tetap sejuk. 

Setelah selesai beraktivitas, ganti pakaian Anda, dan mandi. Perlu diingat bahwa keringat dan kotoran yang mengering di pakaian juga dapat memicu iritasi dan iritasi kulit. 

Jadi, kamu harus selalu berolahraga dengan pakaian olahraga yang bersih.

Produk Antilecet yang Efektif

Spray antiseptic on thighs wound
GWS Wellness – Accelerate Wound Healing with wund+ Wound Spray

Jika kamu mengalami kejadian ini, kamu dapat menggunakan produk wund+™ Wound Spray

wund+™ Wound Spray adalah  formula perawatan luka tanpa bilas yang digunakan untuk membersihkan, melembapkan, dan berfungsi sebagai pencegah infeksi pada luka akut dan kronis.

Kandungan HOCl dalam produk ini dapat mendukung kesembuhan dan efektif merawat luka. (xt)

Referensi

Aster Hospital. Diakses pada 2025. Chafing During Workouts.

Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Chafing.

Leave feedback about this

  • Rating