waxing vagina
Gaya Hidup

Tips Merawat Kulit Setelah Cukur atau Waxing Area Sensitif

Vagina waxing memang menjadi cara praktis untuk menghilangkan bulu di area sensitif. Tapi, prosedur ini dapat membuat kulit terasa kering, iritasi, atau perih seperti terbakar pisau cukur.

Agar kulit tetap halus dan bebas iritasi, penting untuk memberikan perawatan ekstra setelah proses penghilangan bulu.

Menggunakan produk yang tepat setelah bercukur atau waxing dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, serta mengembalikan kelembapan alami yang hilang.

Tips Perawatan Sebelum dan Sesudah Vagina Waxing

GWS Wellness – Gunakan Pelembap untuk Setelah Prosedur Vagina Waxing.

Agar proses waxing terasa lebih nyaman dan hasilnya maksimal, penting untuk memperhatikan perawatan kulit baik sebelum maupun sesudah waxing.

Langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, mencegah iritasi, dan menjaga kulit tetap sehat serta halus.

1. Gunakan pakaian yang nyaman

Hindari pakaian ketat setelah waxing. Pilih pakaian longgar berbahan lembut agar kulit bisa “bernapas” dan gesekan dapat diminimalkan.

2. Oleskan gel pendingin

Kulit sensitif biasanya akan tampak merah atau terasa perih setelah waxing. Gunakan gel pendingin alami seperti lidah buaya, minyak esensial tea tree, atau cuka sari apel untuk membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan mencegah iritasi.

3. Gunakan pelembap lembut

Setelah waxing, kulit kehilangan lapisan pelindung alaminya. Jaga kelembapan dengan pelembap ringan tanpa pewangi atau bahan kimia keras.

Hindari krim berat atau minyak yang dapat menyumbat pori-pori.

4. Hindari menyentuh area yang di-waxing 

Tangan membawa banyak bakteri. Menyentuh area yang baru di-wax dapat meningkatkan risiko jerawat atau infeksi kecil pada kulit.

5. Hindari mandi air panas

Selama 24 jam pertama setelah waxing, hindari mandi air panas, sauna, ruang uap, atau keringat berlebih akibat olahraga.

Panas dapat semakin mengiritasi kulit yang baru di-wax dan meningkatkan kemerahan. Gunakan aor hangat atau dingin agar kulit tetap tenang.

6. Kompres es atau air dingin

Kompres dingin dapat membantu meredakan rasa merih dan menenangkan kulit. Tempelkan handuk dingin atau es yang dibungkus kain lembut selama beberapa menit untuk mengurangi kemerahan.

7. Hindari sinar matahari langsung 

Kulit yang baru di-wax lebih sensitif terhadap sinar UV. Hindari paparan sinar matahari langsung setidaknya selama 24—48 jam.

Jika harus beraktivitas di luar, gunakan tabir surya dengan perlindungan tinggi untuk melindungi kulit.

Cara Hindari Ingrown dan Iritasi Setelah Vagina Waxing

GWS Wellness – Tarik ke Arah yang Benar Saat Vagina Waxing.

Setelah waxing, kulit biasanya menjadi lebih sensitif. Selain iritasi dan kemerahan, Anda juga mungkin mengalami benjolan merah, jerawat kecil, atau rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair).

Kabar baiknya, masalah ini bisa dicegah dengan langkah-langkah sederhana berikut.

1. Tarik ke arah yang benar

Tujuan utama waxing adalah mencabut rambut hingga ke akar. Namun, rambut bisa patah di bawah permukaan kulit jika arah tarikan salah atau lapisan wax terlalu tebal.

Pastikan untuk menarik searah pertumbuhan rambut, bukan berlawanan, agar rambut tercabut sempurna dan tidak meninggalkan sisa di bawah kulit.

2. Lakukan eksfoliasi sebelum dan sesudah waxing

Eksfoliasi ringan sebelum waxing membantu mengangkat sel kulit mati sehingga proses pencabutan lebih mudah dan bersih.

Gunakan scrub lembut atau produk dengan asam salisilat atau asam glikolat, yang membantu mencegah pori tersumbat dan rambut tumbuh ke dalam.

Setelah waxing, tunggu setidaknya 24 jam sebelum melakukan eksfoliasi kembali. Eksfoliasi pascawaxing membantu menghaluskan kulit dan mengarahkan rambut tumbuh keluar, bukan ke bawah permukaan kulit.

3. Jaga kebersihan kulit

Pastikan area yang di-wax tetap bersih setelah perawatan. Gunakan pembersih lembut tanpa alkohol untuk menghilangkan minyak, keringat, atau debu yang dapat menyumbat pori.

Kebersihan kulit yang baik membantu mencegah infeksi dan jerawat kecil yang sering muncul setelah waxing.

4. Lembapkan area yang di-wax

Kulit yang baru di-wax mudah kehilangan kelembapan. Oleskan pelembap ringan atau krim pelindung tanpa pewangi untuk membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan memperkuat skin barrier.

5. Hindari produk yang mengiritasi

Selama beberapa hari setelah waxing, hindari penggunaan produk dengan alkohol, parfum, atau bahan kimia keras. 

Kandungan ini bisa memperparah iritasi dan menyebabkan sensasi perih atau terbakar pada kulit sensitif.

6. Pilih produk anti–ingrown hair

Gunakan produk khusus pencegah rambut tumbuh ke dalam yang mengandung bahan eksfoliatif lembut dan pelembap. 

Produk ini membantu menjaga pori tetap bersih, menenangkan kulit, serta mencegah munculnya benjolan kecil di area yang baru di-wax. (xt)

Referensi

Byrdie. Diakses pada 2025. 14 Derm-Approved Ways to Prevent Ingrown Hairs After Waxing

Healthline. Diakses pada 2025. Treatment and Prevention of Bumps After Waxing.

Natural Aesthetic. Diakses pada 2025.Waxing for Sensitive Skin: How to Avoid Irritation and Get the Best Results

Leave feedback about this

  • Rating