intertrigo
Kesehatan

Cara Cegah Ruam di Lipatan Kulit

Ruam kulit merupakan kondisi yang sering dialami oleh mereka yang tinggal di daerah tropis.

Suhu yang panas dan tingkat kelembapan yang tinggi menciptakan kondisi ideal bagi terjadinya iritasi kulit, terutama di area lipatan tubuh.

Ruam ini paling sering muncul di area yang mudah berkeringat dan saling bergesekan, seperti selangkangan, bokong, lipatan paha, ketiak, sela jari tangan, hingga leher.

Dalam dunia medis, kondisi ruam di lipatan kulit disebut intertrigo.

Intertrigo terjadi ketika kulit yang lembap dan tertutup mengalami gesekan terus-menerus.

Keringat yang terperangkap, kurangnya sirkulasi udara, serta pertumbuhan bakteri atau jamur dapat memperparah kondisi ini.

Akibatnya, kulit menjadi kemerahan, perih, gatal, bahkan bisa terasa nyeri saat disentuh.

Karena itu, pencegahan menjadi langkah penting agar ruam di lipatan kulit tidak mudah muncul atau kambuh.

Siapa yang Berisiko Tinggi Terkena Intertrigo?

Intertrigo dapat dialami oleh siapa saja, tetapi risikonya akan lebih tinggi pada orang dengan kondisi tertentu.

Faktor-faktor ini umumnya berkaitan dengan kelembapan berlebih, gesekan kulit, serta kesulitan menjaga kebersihan area lipatan.

Orang dengan obesitas termasuk kelompok yang paling sering mengalami intertrigo. Lipatan kulit yang lebih banyak membuat keringat mudah terperangkap dan gesekan antarkulit sulit dihindari. 

Tak jarang, penderita obesitas juga kesulitan menjangkau dan merawat area lipatan tertentu, sehingga kelembapan bertahan lebih lama dan memicu iritasi.

Penderita diabetes juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami intertrigo. Kondisi ini berkaitan dengan produksi keringat yang berlebih, terutama jika kadar gula darah tidak terkontrol. 

Selain itu, hiperglikemia kronis dapat mengubah pH permukaan kulit, menjadikannya lingkungan yang lebih ideal bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh dan berkembang biak.

Akibatnya, intertrigo pada penderita diabetes lebih mudah disertai infeksi dan lebih sulit sembuh.

Sementara itu, orang dengan inkontinensia urin dan/atau feses juga rentan mengalami intertrigo. Paparan urin atau feses pada pakaian dalam menciptakan kondisi hangat dan lembap di area lipatan kulit.

Lingkungan ini sangat mendukung terjadinya iritasi kulit dan infeksi sekunder.

Karena itulah, kelompok-kelompok berisiko tinggi ini perlu memberikan perhatian ekstra pada kebersihan, pengelolaan kelembapan, dan perawatan kulit lipatan untuk mencegah intertrigo kambuh atau bertambah parah.

Penyebab Ruam dan Gesekan di Lipatan Kulit

GWS Wellness – Keringat dan Area Lembap Memicu Munculnya Ruam Kulit di Area Lipatan.

Kelembapan akibat keringat membuat kulit di area lipatan saling menempel. Kondisi lembap ini meningkatkan gesekan antarkulit yang dapat merusak skin barrier.

Nah, kondisi ini membuka jalan bagi bakteri dan jamur berkembang biak berlebihan. Ketika bakteri atau jamur berkembang terlalu banyak, sistem kekebalan tubuh akan merespons dengan reaksi peradangan.

Inilah yang kemudian menimbulkan ruam, kemerahan, rasa perih, hingga gatal pada lipatan kulit.

Pada kondisi yang lebih berat, pertumbuhan bakteri dan atau jamur dapat menjadi cukup signifikan hingga menyebabkan infeksi sekunder.

Ruam bisa tampak lebih merah, basah, berbau, bahkan terasa nyeri, dan membutuhkan penanganan yang lebih serius.

Cara Jaga Area Lipatan Kulit Tetap Kering

GWS Wellness – Rutin Mandi Dapat Menurunkan Risiko Mengalami Ruam Kulit di Area Lipatan.

Intertrigo yang dibiarkan tanpa perawatan dapat berkembang menjadi infeksi. Karena itu, kunci pencegahan utamanya adalah menjaga area lipatan kulit agar tetap kering, bersih, dan sejuk.

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan sehari-hari:

Keringkan Tubuh dengan Benar Setelah Mandi

Gunakan handuk bersih dan keringkan area lipatan dengan cara menepuk-nepuk, bukan menggosok, agar kulit tidak iritasi.

Bantu Mengeringkan dengan Udara

Anda bisa menggunakan kipas angin atau pengering rambut dengan pengaturan udara dingin pada area lipatan beberapa kali sehari, terutama bila mudah berkeringat.

Pilih Pakaian yang Longgar dan Menyerap Keringat

Gunakan bahan seperti katun agar sirkulasi udara lebih baik dan kelembapan tidak terperangkap.

Gunakan Antiperspiran Ringan Bila Perlu

Antiperspiran dapat diaplikasikan di area tertentu seperti ketiak atau bawah payudara untuk membantu mengurangi produksi keringat.

Bedak Tabur Boleh Digunakan dengan Bijak

Bedak dapat membantu menyerap kelembapan. Namun, jika Anda sedang menggunakan salep atau krim untuk intertrigo, hindari penggunaan bedak secara bersamaan, karena dapat menggumpal dan justru memperparah iritasi.

Gunakan Krim Pelindung Kulit pada Kondisi Tertentu

Bagi Anda yang mengalami inkontinensia urin atau feses, krim pelindung kulit dapat membantu melindungi area lipatan dari kelembapan berlebih.

Rutin Ganti Popok Anak

Pada bayi dan balita, mengganti popok secara teratur sangat penting untuk mencegah ruam popok, yang merupakan salah satu bentuk intertrigo.

Dengan perawatan yang konsisten, area lipatan kulit dapat tetap sehat dan risiko intertrigo pun dapat ditekan. (xt)

Referensi

Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Intertrigo.

Medline Plus. Diakses pada 2025. Intertrigo.

Leave feedback about this

  • Rating