PMS problem
Wellness

PMS Problem: Penyebab dan Cara Atasinya


PMS problem adalah hal yang hampir dialami setiap perempuan. Misalnya nih, pernahkah kamu tiba-tiba menangis?

Padahal tak ada rasa sedih atau sesuatu yang membuatmu menangis? Pokoknya hanya ingin menangis saja ….

Nah, kalau kamu mengalami kondisi ini. Jangan buru-buru panik. Cek aja period calendar-mu.

Jangan-jangan memang akan tiba waktunya kamu mengalami menstruasi. Pada masa ini, hormon estrogen lagi naik-turun.

Makanya, kamu jadi lebih sensitif padahal sebenernya kamu baik-baik aja!

Yuk, Kenali Gejala PMS

Gejala PMS dapat berupa fisik maupun mental. Atau, kombinasi keduanya. Gejala tersebut bisa ringan hingga parah.

Gejala-gejala tersebut, antara lain: sakit kepala, nyeri payudara, perut terasa penuh, tiba-tiba berjerawat, craving, kelelahan, mudah tersinggung, hingga depresi.

Diperkirakan tiga dari empat wanita yang sedang mengalami menstruasi pernah mengalami berbagai gejala ini.

Berbagai gejala ini biasanya muncul sekitar masa ovulasi, ketika kadar estrogen dan progesteron meningkat.

Waktunya bisa bervariasi: sekitar 1—2 minggu atau bahkan dua hari sebelum menstruasi. 

Saat kamu menstruasi, kadar hormon tersebut menurun selama beberapa hari, dan kemudian akan meningkat lagi.

Makanan yang Bantu Redakan PMS

GWS Wellness – Konsumsi Makanan Sehat Bantu Atasi Gejala PMS.

1. Konsumsi Makanan Sehat

Konsumsi makanan sehat dapat membantu atasi gejala PMS. Kurangi konsumsi makanan asin, berlemak, dan manis, serta minuman berkafein dan beralkohol selama dua minggu sebelum menstruasi.

Hal ini dapat membantu mengatasi gejala PMS. 

Sebagai gantinya, konsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna-warni yang kaya serat, serta biji-bijian utuh, seperti beras merah, oatmela, dan roti gandum.

2. Jangan Lewatkan Sarapan atau Waktu Makan Lainnya 

Untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan, konsumsilah makanan dan camilan secara teratur sepanjang hari.

Jika kamu merasa sedih akibat PMS, melewatkan makan justru akan membuatmu lebih mudah tersinggung karena kadar gula darah yang turun drastis.

3. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin B

Roti dan sereal juga mengandung vitamin B. Penelitian terbaru menemukan bahwa wanita dengan asupan tiamin (vitamin B-1) dan riboflavin (vitamin B-2) yang lebih tinggi memiliki risiko PMS yang jauh lebih rendah.

4. Hindari Konsumsi Gula Berlebihan

Perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron juga dapat menurunkan kadar serotonin di otak. Perubahan ini dapat memengaruhi suasana hati wanita dan memicu gejala PMS.

5. Kurangi Asupan Garam

Rasanya mustahil menghindari garam dari makanan siap saji. Namun, mengurangi asupan natrium dapat mengurangi rasa kembung dan retensi air yang tidak nyaman akibat PMS.

Untuk mengurangi asupan garam, fokuslah pada makanan utuh, alih-alih makanan olahan atau instan, karena natrium sering ditambahkan selama proses produksi 

Rutinitas yang Bisa Ringankan PMS

GWS Wellness – Berolahraga Bantu Redakan Nyeri dan Atasi Gejala PMS.

Mengubah gaya hidup untuk membantu meredakan nyeri dan mengatasi gejala PMS yang berkaitan dengan suasana hati. Contohnya meliputi:

1. Berolahraga Teratur 

Olahraga sedang (berlari, berjalan, berenang) selama 30 menit sehari dapat meredakan stres dan meningkatkan suasana hati. Selain itu, olahraga baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

2. Tidur yang Cukup 

Tidur minimal delapan jam dapat membantu mengurangi perasaan mudah tersinggung. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari dapat membuatmu merasa lebih baik sepanjang hari.

3. Melakukan latihan relaksasi 

Yoga, meditasi, dan latihan pernapasan dapat membantu meredakan stres dan mengatasi rasa mudah tersinggung dan sedih yang sering menyertai PMS.

4. Hindari Merokok

Merokok dapat memperburuk gejala PMS. (xt)

Referensi

Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. PMS-Premenstrual Syndrome.

Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Premenstrual Syndrome: Symptoms and Causes.

WebMD. Diakses pada 2025. Diet and PMS.

Leave feedback about this

  • Rating