Iritasi kulit merupakan hal yang biasa dialami oleh penderita eksim. Nah, mereka ini disarankan agar mengurangi konsumsi garam.
Padahal selama ini, garam selalu dikaitkan dengan penderita hipertensi. Untuk mengelola tekanan darah, mereka wajib mengurangi konsumsi makanan tinggi garam.
Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Dermatology pada 2024 terhadap lebih dari 216.000 partisipan menemukan adanya hubungan antara asupan natrium tinggi dan peningkatan risiko dermatitis atopik, yaitu penyakit kulit yang ditandai dengan kulit kering, gatal, dan ruam.
Dari penelitian tersebut terungkap bahwa semakin tinggi kadar natrium dalam tubuh, semakin parah gejala yang dialami penderita dermatitis atopik.
Jadi, tak hanya penderita hipertensi yang wajib menakar konsumsi garam. Penderita eksim pun harus demikian agar eksim tak sering kambuh.
Cara Mengurangi Eksim Kambuh

1. Seimbangkan Asupan Natrium
Langkah pertama untuk melindungi kulit adalah mengontrol asupan garam harian.
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi natrium harian untuk orang dewasa tidak lebih dari 2.000 mg per hari atau 5 gram atau setara 1 sendok teh.
Batasi makanan olahan, makanan cepat saji, dan camilan asin yang tinggi natrium. Tanpa disadari, berbagai jenis makanan ini sering kali menjadi penyumbang utama konsumsi garam berlebih.
2. Tetap Terhidrasi
Kelebihan garam membuat tubuh kehilangan cairan, sehingga minum air putih yang cukup sangat penting untuk menjaga kelembapan kulit.
Air membantu mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine dan keringat, sekaligus menjaga sel-sel kulit tetap terhidrasi.
Agar tetap terhidrasi secara alami, kamu juga bisa menambah asupan cairan dari buah-buahan tinggi air, seperti semangka, jeruk, dan mentimun.
3. Lakukan Perawatan Kulit yang Menghidrasi
Gunakan produk perawatan kulit dengan kandungan pelembap intensif, seperti asam hialuronat, gliserin, atau ceramide.
Bahan-bahan ini membantu menarik dan mengunci kelembapan di kulit, memperkuat skin barrier alami, serta mencegah kulit tampak kusam atau kering akibat efek garam.
Jika kulit cenderung sensitif, pilih produk tanpa alkohol dan tanpa pewangi agar untuk mencegah iritasi.
4. Konsumsi Makanan Kaya Kalium
Kalium berperan penting dalam menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh dan membantu mengurangi retensi air yang menyebabkan bengkak.
Tambahkan makanan kaya kalium, seperti pisang, bayam, alpukat, dan ubi jalar ke dalam menu harianmu.
Selain membantu mengontrol kadar garam, makanan ini juga kaya antioksidan yang mendukung regenerasi sel kulit dan menjaga elastisitasnya.
Produk yang Membantu Meredakan

Untuk mengatasi eksim, kamu dapat menggunakan wund+™ Regeneration Cream. Krim topikal ini dirancang untuk meregenerasi dan melembapkan kulit kering dan pecah-pecah, serta bermasalah.
Krim ini memiliki sifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit.
Allantoin dan Panthenol-nya mampu melembutkan dan mengurangi kulit pecah-pecah. Sementara kandungan silver-nya membantu menenangkan kulit yang stres. (xt)
Referensi
Healthline. Diakses pada 2025. Too Much Sodium Can Make Atopic Dermatitis Worse.
Health Harvard. Diakses pada 2025. Eating a sodium-rich diet is tied to increased eczema risk.
Medical News Today. Diakses pada 2025. Eczema: Too much sodium may increase atopic dermatitis.
West Lake Dermatology. Diakses pada 2025. Here’s How Salt (Sodium) Affects Skin Health & Appearance.


Leave feedback about this